Warna Papan Bunga yang Paling Sering Dipilih untuk Acara Resmi
Ada satu momen yang hampir semua florist pernah alami. Pelanggan datang dengan wajah serius, membawa kabar penting—peresmian kantor, pelantikan pejabat, atau acara institusi. Lalu muncul kalimat yang terdengar sederhana, tapi sebenarnya penuh makna: “Warnanya yang aman saja ya.”
Sebagai praktisi florist, kita tahu “aman” bukan berarti membosankan. Di dunia papan bunga untuk acara resmi, warna adalah bahasa non-verbal yang menentukan apakah sebuah ucapan terasa pantas, berkelas, atau justru salah tempat. Artikel ini membahas bukan sekadar warna apa yang sering dipilih, tapi mengapa warna-warna itu bekerja dalam konteks sosial dan visual acara resmi.
Mengapa Warna Jadi Faktor Penentu dalam Papan Bunga Resmi
Dalam acara formal, papan bunga tidak berdiri sendiri. Ia hadir di ruang publik, sering kali berdampingan dengan instansi lain, tokoh masyarakat, atau sponsor acara. Warna menjadi alat komunikasi pertama sebelum orang sempat membaca teks ucapan.
Secara psikologi visual, warna mampu membentuk kesan profesional, stabil, optimistis, atau bahkan terlalu mencolok jika salah digunakan. Dalam konteks etika bunga, warna yang tepat menunjukkan bahwa pengirim memahami situasi, menghormati penerima, dan menjaga citra institusi yang diwakili. Di sinilah peran florist bukan hanya sebagai perangkai bunga, tetapi juga sebagai penerjemah konteks sosial ke dalam komposisi visual.